sama hal nya seperti ular yang berganti kulit, saya pun merasakan demikian. kehidupan "pinggiran metropolitan" di kota bekasi sudah tidak cocok dengan saya.. dengan segala hormat untuk penduduk disana tapi saya sudah merasa tidak nyaman tinggal disana. kepindahan saya ke tanah kelahiran saya membuat saya senang,tegang, takut, dan bangga .. semua perasaan bercampur aduk ketika saya pulang kampung ke bandung. Bandung adalah kota seni,dimana dibandung kesenian sunda sangat kental. banyak seniman lahir dari bandung, Harry roesli, Kang Ibing, Sule, Armand maulana, Ariel Peterpan dan banyak lagi yang lahir disini. saya tidak menyangka kehidupan saya bisa berubah drastis disini..
tepat 1 minggu sebelum saya pindah saya sedang berada dikelas (SMA) dan sedang mendengar kan lagu dari hp saya. lagu itu berjudul "Ketahuan" yang dibawakan oleh band Mata. lagu itu sangat populer dibekasi pada saat itu, saya bisa 8-9 x mendengar kan lagu itu, dimana saya berjalan pasti ada yang menyanyikan atau memutar lagu itu. ketika saya menginjakan kaki di SMA 22 bandung pada saat itu saya merasa aneh. keanehan saya itu ketika para teman-teman baru saya tidak yang memutar lagu band yg sedang hangat dibicarakan dibekasi.. saya berpikir kenapa bandung dibilang kota musik tetapi mereka lagu tidak up date.
kehidupan saya selama pindah kebandung seperti terlahir kembali, perbedaan bahasa menjadi kendala untuk saya bersosialisasi dengan teman-teman baru. hal pertama adalah nekat nya saya berbicara bahasa sunda kasar dan berakhir di tertawakan oleh teman-teman saya. saya sebenar nya orang sunda asli tetapi sudah 17 tahun di bekasi membuat saya tidak bisa bahasa sunda, mengerti arti nya cuma ga bisamengucapkan.
hal yang paling saya ingat adalah ketika saya bertemu dengan satria adhytia (didit). didit mengirim 4 lagu ke hp saya , dan itu adalah lagu dari band Close Head. band indie bandung beraliran melodik yang sedang in dibandung. ketika saya dengar ternyata cukup masuk ketelinga saya. saya terkejut ternyata ada musik yang enak seperti ini soal nya ketika di bekasi saya hanya tau beberapa band dan beberapa aliran. band seperti peterpan, ungu, base jam, nidji, gigi, garasi, upstair, changcutters dan band-band yang menghiasi layar kaca. saya aneh karena ada band yang belum pernah masuk layar kaca bisa eksis dikalangan remaja seperti Close Head ini.
tak lama setelah kejadian itu saya di ajak oleh teman saya Alm Eddi menonton latihan band kelas saya. akhir nya saya memutuskan untuk ikut mereka latihan.band ini mempunyai personil Elqi sebagai vocalist, didit sebagai gitaris 1 , gesa gitaris 2, komeng bassis, satria drummer dan belum mempunyai nama. saya inget beberapa lagu yang mereka bawakan High and Dry , Sorry dan 3 lagu lagi saya lupa. disana saya mengijakan kaki saya pertama kali di studio music. belum pernah sedikit pun saya berkeinginan masuk studio musik, ini adalah hal yang baru dalam hidup saya. apa yang saya rasakan ketika pertama masuk studio adalah BERISIK, tetapi lambat laun saya bisa menikmat lagu yang mereka bawakan.
5 hari setelah mereka latihan mereka pun ngobrol dibelakang kelas, saya berusaha untuk ikut dalam pembicaraan mereka,ketika mereka sedang "Rapat band" mereka berbiccara tentang job pertama mereka. saya langsung teringat dengan SMA saya di bekasi yang akan mengadakan pensi, dengan pd saya bilang kepada mereka "sma urang nu baheula di bekasi dek ngaayakeun pensi, bisa meren maraneh main diditu jadi bintang tamu ti bandung" dengan tanpa berpikir segala kendala dan otak kami yang masih sma akhir nya mereka senang dan mereka bilang "yaudah hubunggi mereka sekarang". saya pun bergegas mengambil hp dan sms teman sayayg dibekasi. saya inget betul didit (gitarist band itu) bilang ke anak-anak "udah we si om(panggilan saya) jadi manager band ini", anak-anak menjawab "wah bener-bener". suatu jabatan yang tidak pernah ada di otak saya. saya hanya bisa tersenyum saat itu dengan tidak mengerti apa pekerjaan manager band itu. beberapa menit kemudian kita binggung apa nama band yang akan kita pakai karena kita belum punya nama band, elqi(vocalist band itu) mempunyai ide "gimana kalo nama band ini...."
"CRASH COFFEE"
terusik terasik
Sabtu, 04 Mei 2013
Senin, 15 April 2013
ME
Perkenalkan, saya seorang mahasiswa tingkat akhir disalah satu universitas di bandung.. Banyak orang berbondong-bondong tiap minggu nya kebandung untuk berlibur, entah itu dari jakarta, bekasi, tangerang, dan mungkin jawa tengah .. mungkin saya orang bandung asli karena saya terlahir di kota kembang ini, tapi karena faktor kerjaan bapa yang di jakarta membuat kami sekeluarga pernah tinggal dibekasi.. 17tahun saya tinggal di sana dan tepat september 2007 saya kembali mengijakan ke tanah pasundan ini.."BANDUNG KOTA SENI" ya memang bandung itu kota seni, hal yang paling unik adalah saya mempunyai kehidupan yang jauh berbeda dengan di bekasi..saya seorang penikmat musik pop-tv(pop chart top 40) tidak terbayang bisa memanageri 2 band ketika SMA.. saya juga seorang yang males untuk aktif berorganisasi, sebalik nya bandung merubah saya menjadi orang yang aktif dalam berorganisasi.. saya juga tidak terfikir bahwa Hobi yang dari dulu saya tekuni sendiri tapi ketika tahun 2012 impian saya tercapai, karena sekarang saya tidak menekuni hobi saya sendiri lagi :)
Langganan:
Postingan (Atom)

